Sinopsis Cheo Yong Episode 10 Part 1 - ChusNiAnTi

Sinopsis Cheo Yong Episode 10 Part 1


NOTE: Sinopsis ini akan aku buat menjadi 3 bagian. Sangat disayangkan jika meninggalkan cerita mendetailnya.

Kelompok keagamaan muncul dalam drama ini adalah tidak relevan dengan agama tertentu.
 

Pria Jubah hitam mendekatinya dan membuka tudung kepalanya, menunjukkan wajahnya dihadapan Cheo Yong. Cheo Yong tercengang melihatnya. Wajahnya sangat familiar. Dia adalah orang yang sudah dia anggap sebagai adiknya, Jang Tae Seok.


Wajahnya langsung berubah lain. Pria itu mencoba mengingatkan Cheo Yong pada dirinya.

Cheo Yong berdiri dengan menahan sakitnya. Saat pandangannya kedepan, pria itu sudah tidak ada disana.


Cheo Yong langsung menghampiri Jong Hyun dan mencoba menyadarkannya. Dia meminta Jong Hyun agar tidak banyak bicara dab tetap bertahan. Namun Jong Hyun sepertinya tidak dapat bertahan dan langsung tak sadarkan diri.


Tak lama para petugas datang dan langsung membawa mengevakuasi korban. Jong Hyun langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan.

Episode Teakhir
Pria yang Diabaikan Tuhan Part 2


Cheo Yong berjalan dengan tatapan kosong. Dia mengingat pria itu.


Flashback:
Dia adalah hantu yang mencoba membunuh manusia tapi berhasil dihentikan oleh Cheo Yong. Cheo Yong melukai tangannya dan melemparkan darahnya ke hantu itu hingga wajahnya terbakar. Dia mencoba menyerang Cheo Yong, namun dengan cepat Cheo Yong menusukkan pisaunya ketubuh hantu dan tubuh hantu itu lenyap seketika.



Flashback End.

Cheo Yong sampai di depan rumah sakit. Dia melangkahkan kakinya masuk. Di depan ruang opersi sudah ada Ketua Byun dan yang lainnya menunggu Jong Hyun.


Mereka dikejutkan dengan kedatangan Cheo Yong. Ketua Byun langsung menanyakan apa yang terjadi dan tak memintanya meminta maaf. Ketua Byun memukulnya karena dia bersikukuh tak mau memebritahukannya apa yang terjadi. Ketua Byun ditahan Detektif Kang saat akan memukul lagi.


Ketua Byun meminta Cheo Yong memasang wajah bersalahnya karena tak sesuai dengan dirinya. “Siapa kau? Apa gunanya berada di tim yang sama? Kau harus percaya satu sama lain... Berjalan bersama-sama... Dan bahkan merangkak bersama-sama!


Cheo Yong bersikukuh ingin menyelesaikan kasus kali ini sendiri, tak ingin membahayakan siapapun.


Ketua Byun tak percaya dengan apa yang didengarnya, “Hei anak nakal! Bagaimana bisa kau bicara seperti itu? Tidak bisakah kau melihat apa yang terjadi sekarang?”
Cheo Yong meminta maaf dan berbalik pergi. Ketua Byun memintanya jangan melakukannya sendiri dan menunggu panggilan dari mereka.


Ketua Byun memberi isyarat kepada Sun Woo supaya mengejar Cheo Yong. Dia memberikan ponselnya untuk diberikan kepada Cheo Yong.


Sun Woo menghentikan Cheo Yong dan meminta penjelasan kepada Cheo Yong. Namun Cheo Yong tak mau menjelaskannya sekarang dan akan memberitahunya yang sebenarnya saat kasusnya sudah selesai. Cheo Yong akan melangkah pergi namun dihentikan oleh Sun Woo, “Jelaskan! Jangan mencoba untuk menghindari hal ini... mencoba dan menjelaskan jadi aku bisa mengerti. Jelaskan kepasa tim sehingga mereka dapat mempercayaimu... dan mendapatkan bantuan dari mereka.


Sun Woo menghentikan Cheo Yong yang akan pergi saat melihat kedatangan petugas. Dia memasukkan ponsel Ketua Byun ke saku Cheo Yong. Dia meminta Cheo Yong menjawab panggilan dan mempersilahkannya pergi.


Para polisi yang melihat keberadaan Cheo Yong langsung mengejarnya. Cheo Yong berhasil melarikan diri, sedangkan para polisi kehilangan jejaknya.


Mereka diliputi rasa kegelisahan mereka. Cheo Yong duduk ditepi sungai sendiri.


Na Yeong yang berada dikantor hanya bisa menatap buku harian Sun Woo.


Dan Sun Woo yang berada di pinggir jalan tak kunjung menyebrang walaupun lampu penyebrangan sudah menyala.


Cheo Yong kembali ke tempat persembunyiannya. Dia membuka berkas yang dia ambil dari kantor. Dia menemukan data diri Seo Myung Soo, orang yang akan dibunuh hantu sebelumnya.


Semua barang milik kantor detektif disita. Tim penyelidikan mencoba mencegah namun tak bisa. Kepala detektif langsung memanggil Ketua Byun yang hanya pasrah dan menanyakan keberadaan Cheo Yong. Ketua Byun tak tahu keberadaannya, karena dia saja tidak tahu kalau Cheo Yong datang ke rumah sakit. Semua tim penyelidikan yang bekerja bersama Cheo Yong ditangguhkan.


Kali ini tidak hanya Cheo Yong, Sun Woo dan Na yeong yang berada diatap, melainkan yang lain juga. Mereka memiliki perselisihan pendapat, tapi akhirnya Ketua Byun memutuskan untuk menetap ditempat lain dan melanjutkan penyelidikan. Ketua Byun meminta Sun Woo untuk menghubungi Cheo Yong. *Yeay... semangat mereka telah kembali.*


Dan disinilah markas mereka. Di tempat rentenir yang dikejar Cheo Yong sebelumnya, Chang Chul Ho. Awalnya dia menolak permintaan Ketua Byun, tapi karena dia ketahuan apa yang sebenarnya dia lakukan, mau tak mau dia menerima Ketua Byun dan timnya ditempatnya.


@@@

Cheo Yong mencari keberadaan Seo Myung Soo di perkampungan yang kumuh. Karena tidak ada jawaban dan tidak ada orang, dia langsung masuk karena pintunya tidak terkunci.


Sesampainya didalam, Cheo Yong langsung diserang oleh Seo Myung Soo. Tahu bahwa Cheo Yong yang datang, dia langsung menjatuhkan pisaunya. Dia terlihat sangat ketakutan.


Seo Myung Soo hidup sakit-sakitan dan menderita. Dia memberitahu Cheo Yong bahwa Kang Han Tae menemuinya beberapa waktu lalu tapi tak membunuhnya setelah melihat keadaannya yang sangat menderita.


Cheo Yong bertanya tentang apa yang terjadi dengan Kang Han Tae 10 tahun yang lalu. Seo Myung Soo bercerita diikuti kilas balik.
“Handdut Community adalah segala bagi Han Tae. Itu seluruh hidupnya. Tempat itu adalah bagi para penjahat, tunawisma dan penyandang cacat. Mereka telah mengumpulkan orang yang terisolasi dari masyarakat dan menggunakan kehendak Yesus. Han Tae dan Su Jin menikah dengan berkat pengikut. Saya percaya waktu itu saat paling membahagiakan untuk Han Tae.”


Han Tae berjalan kerumah dengan membawa sepatu bayi. Dia mendengar suara gaduh dari sebuah rumah yang dia lewati. Dia melihat seirang wanota yang telah direnggut kesuciannya. Han Tae mencoba menolongnya namun tak jadi  masuk.



Han Tae menceritakan kejadian tersebut kepada Seo Myung Soo. Seo Myung Soo menyarankan supaya memebri tahu pendeta.
Pendeta menenangkan Han Tae dan berjanji akan mengurus masalahnya.


“Setelah itu, korban ditolak fakta terus menerus... dan kami fikir kejadian telah ditutup-tutupi seperti itu.”
Pendeta terus membual dengan ucapan yang manis menyangkut Tuhan untuk menutupi kejahatannya.



Cheo Yong dan rekannya datang untuk menangkap penjahatnya. Namun justru pendeta yang menghampiri Cheo Yong dan menyerahkan diri. Semua yang ada disana tidak terima, mereka fikir ada orang yang sengaja merusak nama baik pastur.


Akhirnya tak ada seorang pun yang ditangkap. Cheo Yong melihat Han Tae yang kecewa karena penjahatnya tak mendapatkan hukuman yang setimpal.


Su Jin membujuk Han Tae menemui Pendeta memohon bantuan. Terlihat gelang yang dikenakan Su Jin sama dengan gelang yang diambil Yang So Hyuk.


Saat mereka keluar, mereka sudah dikepung para warga yang menuduh mereka sebagai sumber masalah. Han Tae terus memberontak namun tenaganya tak sepadan dengan banyaknya orang yang memeganginya. Su Jin mencoba membantu Han Tae namun tak bisa. Gelang Su Jin terlepas dan terbawa oleh Han Tae. Dan kejadian itu dilihat oleh Seo Myung Soo.



Han Tae sudah kehabisan tenaga dan tubuhnya penuh dengan darah yang keluar dari tubuhnya. Pendeta menghampiri Han Tae yang bernafas dengan tersengal-sengal. Pendeta menanyakan siapa orang yang tahu tentang apa yang Han Tae lihat sebelumnya. Namun Han Tae mengatakan tak seorang pun mengetahuinya selain dirinya. Han Tae melihat tangan pendeta yang ada bekas gigitan. Dia teringat bahwa dia sebelumnya melihat wanita itu menggigit tangan pelaku. Dia langsung berteriak ketakutan.



Seorang pria bertanya apa yang harus mereka lakukan kepada Su Jin. Pendeta mengatakan bahwa terlebih dulu melakukan pengucilan terhadap Su Jin dan membunuh Han Tae sebelumnya. Han Tae menggenggam erat gelang Su Jin, takut akan bahaya yang menimpa Su Jin.


Han Tae memohon supaya Pendeta menyelamatkan Su Jin dan bayinya. Dia tidak peduli dengan dirinya sendiri meskipun dia harus mati. Namun Han Tae sudah tak berdaya. Mereka menguburkan mayat Han Tae didalam hutan. Gelang Su Jin yang dipegang Han Tae terjatuh dari genggamannya.


Seo Myung Soo lari ketakutan didalam hutan. Dia dikejar oleh Han tae yang menanyakan keberadaan Su Jin.


Su Jin berada di rumah Pendeta. Su Jin sudah ketakutan. Pendeta mendekatinya dan mengatakan bahwa anak Su Jin kesurupan dan harus disembuhkan. Su Jin mencoba melarikan diri namun ditahan oleh Pendeta. Su Jin didorong ke dinding. Dia mengambil kayu yang berbentuk salip yang telah patah dan menusukkannya ke kaki pendeta saat Pendeta mendekatinya.


Kembali ke dalam hutan. Han Tae meminta Seo Myung Soo menyelamatkan Su Jin dan bayinya ada diperut Su Jin. Namun Myung Soo tak bisa melakukan itu. Han Tae marah. Dia berteriak hingga Myung Soo terlempar dan kepalanya terbentur batu.
***

Su Jin berlari ketakutan kedalam hutan dan terus dikejar oleh Pendeta dan anak buahnya.


Han Tae mendekati Myung Soo yang sudah banyak mengeluarkan darah. Myung Soo mencoba memberitahu. Cheo Yong datang dan salah faham, mengira bahwa Han Tae adalah Roh jahat yang mencoba mencelakai Myung Soo. Dia langsung melukai tangannya dan melemparkan darahnya ke wajah Han Tae. Dia tak peduli dengan Han Tae yang memohon untuk tak menghalanginya. Cheo Yong menusuk Han Tae dengan pisaunya saat Han Tae akan menyerangnya.



Sebelum lenyap, Han Tae melihat istrinya yang sudah dikepung oleh Pendeta dan anak buahnya. Su Jin mengancam mereka jika terus mendekat. Pendeta dengan mulut kotornya mengatakan bahwa belum terlambat untuk menghapus dosa. Su Jin berteriak marah, bahwa sebenarnya yang berdosa adalah mereka bukan Han Tae. Pendeta terus mendekatinya. Su Jin bersiap membunuhnya. Namun dia tak membunuh Pendeta tapi justru menusuk lehernya sendiri.
Han Tae berteriak histeris melihat kematian istrinya. Cheo Yong melihat tatapan Han Tae ada penyesalan dalam dirinya. Dan akhirnya Han Tae telah lenyap.



“Jadi Su Jin berakhir seperti Han Tae, itulah bagaimana itu berakhir. Dan tidak ada yang tertarik apa yang terjadi sesudahnya.”
Mendengar cerita Myung Soo, Cheo Yong dapat memperediksi apa yang akan terjadi. Dia langsung menanyakan keberadaan Doo Hyun Moo.


Bersambung ke Part 2.

Komentar:
Untuk awal episode terakhir ini, menceritakan tentang apa yang dialami Han Tae dialami Han Tae dimasa lalu hingga membuatnya haus darah. Pria yang Diabaikan Tuhan disini tentunya Han Tae yang dimaksud. Meskipun Cheo Yong telah menusuknya, namun Han Tae masih dapat kembali di dunia. Dia tak melepaskan begitu saja orang yang menyebabkan kematian dirinya, istrinya serta anak yang ada didalam kandungan istrinya.

Sinopsis Cheo Yong Episode 10 Part 1

1 comments:

  1. Setelah sekian lama karena aktivitas, selesai juga menonton Cheo Yong. Harapan saya tentunya puzzle puzzle yang ada dibahas dengan tuntas :D Terima kasih kepada penulis karena berkat sinopsisnya saya jadi sedikit banyak mengerti tentang ceritanya. Untuk bagian ini (saya mengikuti pembagian penulis) saya mengerti mengapa Yang Soo Yuk, dan kemudian Jang Tae Seok memiliki kekuatan yang besar. Hal tersebut dikarenakan perasaan marah dan dendam Han Tae yang terdapat dalam gelang Su Jin. Gelang tersebut kemudian diambil oleh Yang Soo Yuk, yang kemungkinan diambil oleh Jang Tae Seok ketika mereka berdua diambil dari jembatan.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan Anda. Setelah baca jangan pelit comment ya...

Mohon tidak melakukan Copy Paste isi Blog ini dalam bentuk maupun alasan apapun. Tolong hargai kerja keras penulis.

Terima Kasih.