Sinopsis A New Leaf Episode 11 Part 3 - ChusNiAnTi

Sinopsis A New Leaf Episode 11 Part 3


Sebelumnya di Part 2
Para tamu mengunjungi Tuan Kim untuk bertanya tentang kesehatan dan rencana masa depan untuk kantornya. Sayangnya, ia akan menutup kantornya dan menyerah atas pekerjaan karena kesehatannya.

Seok Joo datang, salah satu tamu mengenali Seok Joo, namun Seok tidak mengingat siapa mereka. Seok Joo masuk dan bergabung dengan percakapan mereka.
Para tamu berencana untuk menuntut terhadap Bank atas kasus penipuan, dan Bank itu kebetulan diwakili oleh perusahaan Seok Joo.

Sebelum para tamu pergi, Seok-ju meminta untuk memeriksa jaksa dan tersenyum ketika ia melihat bahwa itu Jaksa Lee Seon Hee. Dia memastikan bahwa mereka akan berada di tangan yang baik.

Ketika Seok Joo kembali ke dalam, Tuan Kim memegang ponselnya, bingung. Ia tidak ingat apa yang ingin Ia lakukan. Dia melihat obatnya berlabel pagi/malam, dan Seok Joo bertanya apa yang dia lakukan. Dia melihat ke arah Seok-ju tapi tidak ingat. Tuan Kim terlihat bingung, nampaknya penyakit Tuan Kim semakin parah. Seok Joo bertanya mengapa ayahnya memberi label pada obatnya, dan mencatat semua yang ia lakukan. Tuan Kim mengatakan bahwa Seok Joo akan menjadi pelupa saat usia tua.
Seok Joo terkejut mendengar bahwa ayahnya akan menyerah pekerjaan, tetapi ayahnya membenarkan keputusannya dengan kesehatannya memburuk. Tuan Kim juga terkejut ketika Seok Joo mengatakan bahwa ia akan segera berhenti. Dia tidak punya rencana, tapi dia yakin dia tidak akan kelaparan karena memiliki tabungan yang cukup banyak.
Kemudian Seok Joo bertanya kepada ayahnya apakah ia memiliki penyesalan dalam keputusannya. Tuan Kim menjawab bahwa ia tidak menyesal, meskipun ia harus memilih lagi, ia akan tetap memutuskan hal yang sama, tapi ia mengakui bahwa itu tidak mudah bagi orang-orang disekitarnya. Ketika ia ditangkap, Ibu Seok Joo masih mampu bertahan, namun Nenek Seok Joo yang pingsan, dan Seok Joo canggung karena tidak bertemu selama bertahun-tahun. 
Tuan Kim menanyakan kondisi Khan. Seok Joo memberitahukan bahwa Khan telah dioperasi, dan dia saat ini mendapatkan perawatan. Ia merasa menyesal karena meninggalkan Khan di sebuah rumah kosong sepanjang hari dan menganggap bahwa Khan akan lebih bahagia di tempat ayahnya. 

Sebelum Seok Joo pergi, Ajumma yang bersih-bersih mengatakan bahwa dua tahun lalu saat Seok Joo bertengkar dengan ayahnya, Seok Joo mengambil Khan dan memutuskan untuk membesarkan Khan sendiri.
###
Setibanya dirumah, Seok Joo langsung memberi Khan minum. Ia memberutahu Khan bahwa ia akan mengajaknya mengunjungi ayahnya bersama-sama.

Negosiasi berjalan dengan baik antara Pihak Keluarga Kwon dengan Seok Joo, yang mengusulkan bahwa mereka harus membayar lebih untuk membebaskan Jeong Seon. Meskipun Pihak Kwon tak suka dengan usulan Seok Joo pada ujungnya. Gyeong Chul mengatakan bahwa pembelinya adalah dari pihak Taiwan bukan mereka. Dengan yankin Seok Joo mengatakan bahwa pasti masih banyak uang tersisa dari hasil mencuci uang. Gyeong Chul menegaskan bahwa Jeong Seon memilih sendiri untuk menjadikan dirinya sebagai kambing hitam. Namun ia menjadi tidak berkutik saat Seok Joo mengeluarkan surat pernyataan dari Jeong Seon yang menyatakan bahwa ia berubah fikiran dan menjadikan Seok Joo sebagai pengacaranya.
Seok Joo juga menambahkan bahwa dia akan membantu pihak penggugat terhadap Yurim. Gyeong Chul menyela bahwa hal itu ilegal karena mewakili kedua belah pihak. Namun dengan tenang dan yakin, Seok Joo mengatakan bahwa ia akan keluar dari firma Cha Yeong Woo hari ini, sehingga tidak akan menjadi masalah.
Dengan kharisma dan kepercayaan dirinya, Seok Joo meminta Pihak Kwon untuk memberikan bukti investor yang telah mereka katakan sebelumnya. Karena Seok Joo telah memeriksa di 4 tempat, namun semua itu tidak ada kebenarannya. Seok menyatakan, bahwa ia ingin mengungkap siapa yang bermain dibelakang layar sebenarnya. Jika Jeong Seon mengubah pernyataannya, maka kejaksaan tidak segan-segan untuk menyelidiki ulang.
Pertemuan tersebut ternyata dilihat oleh CEO Cha melalui rekaman CCTV.

CEO Cha langsung mematikan rekaman tersebut saat Seok Joo datang keruangannya. Seok Joo pun memberikan surat pengundurannya dan mengucapkan terima kasih untuk semua yan telah dilakukan CEO Cha terhadap dirinya. Ia mengatakan bahwa ia ingin istirahat untuk sementara waktu. CEO Cha mengatakan bahwa ia berharap dapat bertemu lagi dengan Seok Joo saat ingatannya telah kembali dalam kondisi yang lebih baik. CEO Cha memberitahukan bahwa rekening luar negeri adalah tabungan pribadi Seok Joo. Mereka pun berjabat tangan.

Saat mereka berjabat tagan, diperlihatkan serangkaian kilas balik.

Flashback:
Saat CEO Cha menemui Seok Joo diatap. CEO Cha mengatakan, “Beberapa orang terlahir tanpa bisa mendapat kebahagiaan pada umumnya. Mereka terlahir untuk memenuhi harapan bagaimana orang lain memandang mereka.”

Saat menghadiri rumah duka karena meninggalnya Park Dong Hyeon.

Pertemuan yang berjalan dengan keragu-raguan Seok Joo mengungkapkan pemikirannya, padahal sebelum amnesia Seok Joo selalu tegas dalam mengungkapkan segala hal.
Seok Joo memberitahukan bahwa ia akan menangani kasus Hye Ryeong.

CEO Cha memberitahukan bahwa penerbian surat berharga ada rencana dari Seok Joo.

CEO Cha bersama dengan Wakil CEO dan membicarakan tentang Seok Joo. “Pengadilan adalah organisasi seperti itu. Apa kau mengerti kenapa kita harus merekrut Jeon Ji Won?” *Dan inilah jawabannya, karena Seok Joo pasti akan menjadi lawan dari Firma CHA.
Flashback End.

Kejadian yang ada diruang CEO Cha disaksikan oleh semua karyawan yan ada disana, termasuk Sang Tae dan Ji Yoon.

Setelah Seok Joo keluar dari ruang CEO Cha dan masuk keruangannya, Sang Tae langsung menghampiri Seok Joo yang sedang berkemas.

Wakil CEO juga menemui CEO Cha. CEO Cha meminta untuk menuruti apa yang diminta Seok Joo. Ia juga meminta untuk tak bermusuhan dengan Seok Joo. Mereka tidak akan bisa mengalahkan orang yang tidak takut kehilangan, karena Seok Joo sudah mengundurkan diri. Ia meminta untuk membujuk Gyeong Chul, dan jika tidak dapat diajak bernegosiasi, maka ia menyuruh untuk melepaskan kasus tersebut.

Seok Joo sudah siap pergi dengan barang bawaannya. Ia mengucapkan terima kasih untuk semuanya. Para karyawaran terlihat sedih dan merasa kehilangan. CEO Cha yang melihat hal itu langsung menengahi dnegan mengatakan bahwa Seok Joo masih perlu istirahat karena peristiwa kecelakaan itu.

Seok Joo pun melangkahkan kakinya. Sang Tae hanya daoat melihat kepergiannya tanpa berbuat apapun.

Ji Yoon berusaha mengejar Seok Joo, namun pintu lift terlanjur tertutup.

Saat Seok Joo hendak melangkahkan kakinya untuk keluar gedung, ia berpapasan dengan Ji Won namun tidak disadarinya. Ji Yoon yang mengejar Seok Joo juga tidak menyadari keadaan Ji Won.

Seok Joo berjalan keluar dengan tampilan slow motion. Sebuah cahaya baru dalam hidup Seok Joo. Seok Joo akhirnya dapat bernafas lega, bahagia dengan pemilihan barunya.
SELESAI...
Belum, masih ada kelanjutannya yang akan dibuat oleh Mbak Ayu.

Komentar:
Tuan Kim (Ayah Seok Joo) masih merahasiakan penyakitnya dari keluarganya. Entah sampai kapan ia akan menyembunyikannya. Setidaknya ia telah mendapatkan kepercayaan dan kasih sayang dari putranya kembali.
Akhirnya kebenaran akan ditegakkan juga. Namun dibalik ini semua, pasti akan lebih banyak lagi yang akan menutupi kebenaran-kebenaran lainnya.
Dan akhirnya Seok Joo keluar dari firma yang mengerikan itu. Ia mampu bernafas lepas karena tidak ada lagi bayang-bayang buruk dari masa lalunya dan ia bisa memperbaiki semua yang ia lakukan sebelumnya.

Sinopsis A New Leaf Episode 11 Part 3

2 comments:

  1. Aduh aduh ANL trlalu fokus sm sek jo dech... Jd yg lainy mski ktny pern utama tp jd brasa kyak cameo ya.. Tp aku ttp mantengin tiap minggu cz penasaran akan seprt apakah nasib jam tangan sekjo dan jiyon... SW-nya kira2 mau dbw ke mana ya ending crtnya? Dan brharap sek jo cpt2 smbuh dr amnesianya... Semangat y ngerecapny.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jam tangan Seok Joo kemungkinan sudah dikembalikan besamaan dengan dikembalikannya barang-barang Seok Joo yang tertinggal dikantor..

      Delete

Terima kasih atas kunjungan Anda. Setelah baca jangan pelit comment ya...

Mohon tidak melakukan Copy Paste isi Blog ini dalam bentuk maupun alasan apapun. Tolong hargai kerja keras penulis.

Terima Kasih.