FanFiction Love From The Past Part 10 - ChusNiAnTi

FanFiction Love From The Past Part 10



By: Resza

(masih Flashback)

Ketika sampai dirumah setelah pulang dari study tour, Ruq lgsg berlari menuju kamarnya. Ayahnya yang bernama Hindal Mirza, kaget melihat putrinya plg dalam keadaan menangis.
Hindal langsung menghampiri putrinya dan bertanya, "ada apa putriku knp kamu pulang study tour malah menangis?? Seharusnya happy dong sayangku...".

Dalam keadaan merajuk, Ruq menaruh kepalanya di dada papanya sambil mewek, "papa, aku benci banget dgn anak baru di kelasku, dia telah merebut perhatian Jalal dariku papa...!!!" *duhhh asli udah pgn muntah...kepala da pening bngt nulis ttg Rukiyem...!!!
"Siapa yang kamu maksud Ruq??, kenapa dia merebut perhatian Jalal??", tanya Hindal.
"Anak baru itu namanya Jodha, papa. Dia baru kembali dari Maroko, dia adl putrinya temannya Paman Humayun yaitu Bharmal Singh", jawab Ruq.

Ruq menceritakan semuanya ttg Jodha kepada papanya juga ttg pertemuan antara Jodha dgn Jalal dan keluarganya.
Hindal seperti tersambar petir ketika mendengar nama Bharmal Singh. Humayun, rupanya kau sudah melancarkan aksimu utk mewujudkan isi dari surat mendiang Ayah. Tunggulah Humayun apa yang akan aku lakukan terhadap dirimu.... (dengan wajah penuh kemarahan dan tangan dikepal)

~~~~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~~~

Dua minggu sejak perkenalan Jalal dgn Jodha..

Malam berikutnya di kediaman masing2, baik keluarga Bharmal maupun keluarga Humayun sedang duduk santai sambil membahas suatu masalah.

Di kediaman Humayun, nampak seluruh anggota keluarga sdg kumpul di ruang keluarga.
Sebelum berbicara, Humayun nampak melirik sang istri utk memulai percakapan.
Humayun: "Jalal, ada hal yang ingin ayahnya bicarakan kepadamu".
Jalal: "hal apa ayah??".
Humayun: "menurutmu bagaimana dgn anaknya paman Bharmal yaitu Jodha??".

Jalal kaget karena ayahnya tiba2 menanyakan hal itu. Sebelum menjawab pertanyaan ayahnya, Jalal malah memgajukan pertanyaan, "kenapa ayah tiba2 menanyakan itu??, apakah ada sesuatu hal penting?".
Humayun: "ayah dan ibu lihat kalian sepertinya sudah sangat akrab. Kalian sering menghabiskan waktu bersama baik di sekolah maupun diluar sekolah. Kadang Jodha datang kerumah kita, kadang kau yg pergi kerumahnya".
Jalal: (terlihat bingung dgn pertanyaan ayahnya), "hhhmmm...aku dgn Jodha memang akrab, Yah. Selain cantik, teryata dia anak yg pintar. Aku suka sekali jika sudah mulai berdebat atau adu pendapat dengannya. Selain itu dia juga perhatian dan peduli dengan sesama. Sebenarnya ada apa sih, Ayah, ibu??...kalian tampak aneh banget...!!! Dari tadi aku perhatikan kalian saling melirak-lirik...!!".

Kembali Humayun melihat kepada Hameeda. Hameeda seakan tahu maksud tatapan suaminya utk segera memberitahu maksud sebenarnya. *kata dewi bano, eyelock*
Humayun: "begini Jalal, ayah akan menceritakan kisah dimana saat kakekmu Muhammad Babur berada di Kabul, Afganistan. Ayahmu tidak bisa pulang ke India krn disana sdg ada pemberontakan. Semua org yang bukan berkewarganegaraan Afganistan, ditangkap oleh pejuang militan. Saat itu kakeknya Jodha yaitu Prithvi Singh menolong kakekmu dan mereka berhasil lolos dari sekapan para pejuang militan dan juga berhasil kembali ke India dgn selamat. Sejak saat itu kakekmu membuat perjanjian dgn kakeknya Jodha jika salah 1 anak pertama mereka adl perempuan maka mereka akan dijodohkan. Namun, karena anak pertama kakekmu maupun anak pertama kakeknya Jodha adl laki2, akhirnya mereka memutuskan perjodohan itu akan dilangsungkan kepada cucu mereka. Ketika Ibumu melahirkanmu dan istrinya Bharmal melahirkan Jodha. Maka dibuatlah perjanjian utk menjodohkan kalian ketika usia kalian sudah mencapai 14 tahun. 3 hari lagi kamu akan merayakan ultahmu yang ke 14 maka Ayah ingin segera merealisasikan isi surat wasiat mendiang kakekmu. Maka dari itu Jalal, APAKAH KAMU MAU DITUNANGKAN DENGAN JODHA??".
(Nyontek scene Princess hour...xixixi)

"A...A...APAAA TU...TUNANGANNN...???!!!, "teriak Jalal kaget. Jalal nampak kaget mendengar penjelasan dari ayahnya. Serasa disambar petir, tak percaya ayahnya akan menanyakan hal itu.

Di satu sisi rasanya aneh jika dia akan bertunangan karena dia masih sangat muda, masih remaja dan lagipula dia tidak ingin menjadi anak yg tidak berbakti kepada ortu. Namun, di sisi lain yaa, Jalal merasa senang dgn siapa dia akan bertunangan karena jujur dalam dirinya, Jalal mulai menaruh hati dgn Jodha sejak pertemuan pertama mereka. Jodha berbeda dgn anak2 perempuan di sekolahnya yg selalu mengejar2nya dan bertingkah aneh2 utk merebut perhatiannya. Jodha malah bersikap cuek, acuh, namun dibalik sikap tidak pedulinya itu dia memiliki sifat perhatian yg dapat mengambil hati siapapun. *bener nih?? Asli penulis pgn gumoh bikin scene ini.

Melihat kebimbangan di raut wajah putra tercintanya. Humayun kembali bertanya kepada Jalal, "bagaimana menurutmu Jalal?? Apakah kamu mau bertunangan dgn Rajkumari Jodha Singh??".
Jalal menjelaskan kegelisahan hatinya lalu menjawab pertanyaan ayahnya, "ba... baiklahh jika itu memang keinginan ayah dan ibu jika ingin aku bertunangan dengan Jodha. Aku ingin jadi anak yang berbakti kepada kedua ortuku". Jalal langsung duduk terkulai lemas.
Humayun dan Hameeda merasa senang dengan jawaban Jalal dan langsung mengabarkan berita gembira ini kepada Bharmal.

~~~~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~~~~~~~

Begitu pula di kediaman Bharmal, Jodha nampak syok dan kaget saat mendengar penjelasan dari papanya tentang pertunangan itu.
"A... A... APAAA TU... TUNANGANNN??? Dengan JA... JALALLLL??", jawab Jodha kaget. Lalu melanjutkan pertanyaan, "tapi papa, kita ber2 kan masih sangat muda, aku ingin sekolah dulu, banyak impian yang aku wujudkan". Jodha masih dengan wajah penuh kebimbangan dengan penjelasan ayahnya. Sama seperti Jalal, Jodha juga tidak berdaya jika mengenai permintaan kedua ortunya karena dia tidak mau melihat kedua ortunya sedih. **duhh... lagi2, bener nih neng???

Bharmal kembali menjelaskan, "Jodha, papa tahu jika hal ini sangat tiba2 karena kalian masih sangat muda. Namun, seperti itulah permintaan dari mendiang kakekmu. Papa juga tidak bisa menolaknya. Kamu tidak mau kan kalau kakekmu bersedih karena permintaan terbesarnya tidak terwujud??".

Akhirnya dengan berat hati, Jodha menyetujui pertunangan itu. Bharmal pun juga segera menghubungi Humayun kalau Jodha setuju dengan pertunangan itu dan direncanakanlah waktu pertunangan itu yaitu di hari ultah Jalal. Selain merayakan ultah Jalal akan dilangsungkan pula peresmian pertunanga Jalal dgn Jodha. Seluruh persiapan dilaksanakan secara mewah. Shehnaz, kakaknya Jalal, langsung segera pulang dari London begitu mendapat kabar ttg pertunangan Jalal dgn Jodha. Begitu pula dgn Maan Singh, kakak keduanya Jodha, langsung pulang dari Mumbai ketika mendapat kabar itu.

Keesokan harinya Jalal menelepon Jodha utk bertemu dengannya sambil membahas ttg pertunangan itu. Jalal sangat kaget mendengar kabar kalau Jodha sedang sakit. Jalal langsung mendatangi rumah Jodha. Ketika sampai di rumah Jodha, Jalal langsung menemui Jodha dikamarnya.
Jalal sedih melihat Jodha sakit, "Bagaimana keadaanmu sekarang Jodha??, apa yang kamu rasakan??, waktu acara study tour kamu terlihat baik2 saja". *duhhh khawatir bangettt nihh....
Jodha: "aku tidak apa-apa Jalal, aku hanya kecapaian karena aku belum terbiasa dengan cuaca disini. Namun, aku senang krn kamu datang kesini utk menjengukku". **cie...ciieee
Jalal: "Jodha, sebenarnya maksud kedatanganku kesini adalah aku membahas pertunangan kita. Benarkah kamu menginginkan pertunangan ini??". (Duilehhh pke dibahas sihh...)
Jodha: "aku menyetujui pertunangan ini Jalal karena aku tidak mau mengecewakan kedua ortuku, aku tidak mau melihat kesedihan di wajah mereka".

Mendengar penjelasan Jodha, Jalal merasakan hal yang sama. Lama mereka berbicara. Tiba2 Jodha berkata, "kamu tahu Jalal, jika aku dewasa nanti aku berkeinginan utk menikah di negara tempat aku dibesarkan??. Waktu aku kecil, papaku membawaku ke sebuah istana yg ada di kota Casablanca, Maroko. Istana itu sangat indah meskipun tidak terlalu besar. Aku jatuh cinta dengan keindahan arsitektur istana itu". **wahhh, kode nih...!!!hahaha
Jalal yang mendengar hal itu hanya tersenyum-senyum saja, "benarkah itu Jodha??, aku jadi tertarik utk melihat istana itu. Maybe, someday we'll be there together. Jodha maksud kedatanganku bukan hanya utk menengokmu dan membahas pertunangan kita. Namun, aku ingin memberimu ini. Jalal menyerahkan sebuah kotak hitam berpita merah diluarnya.
Jodha sambil menerimanya berkata, "apa ini Jalal?? Seharusnya aku yang memberimu hadiah karena kamu akan merayakan ultahmu besok".

Jodha membukanya dan nampak terkejut dgn isi kotak itu, ternyata adl sebuah bros kupu2 berhiaskan batu berlian hitam.
Jalal: "ketika aku sedang menemani ibuku ke pusat perbelanjaan, aku melihat bros itu dan spontan aku teringat dirimu yg sedang menangkap kupu2 ketika aku pertama kali melihatmu".
Jodha: "Jalal, it's so beautiful. Thank u so much, I loved it".
Jalal: "I'm so happy if u loved it. Aku ingin kamu memakainya besok. Oya Jodha, hari sudah menjelang sore, baiknya aku pulang. Lagipula kamu harus istirahat karena kamu harus hadir besok di acara ultahku juga hari pertunangan kita".

Jalal menaruh hadiah pemberiannya ke meja kecil di samping tempat tidur Jodha. Jalal membetulkan posisi Jodha ke posisi tidur dan menarik selimutnya. Ketika hendak pergi, tangan Jalal ditangkap Jodha dan spontan Jalal kaget lalu berbalik arah dan melihat ke Jodha. Jodha berkata, "terima kasih Jalal karena kamu hadir di dalam hidupku...".
Jalal hanya tersenyum mendengar hal itu. Dia menghampiri Jodha dan membelai rambutnya. (Hayoo emak2 di GKM pasti da mikir yg engga2). Jalal berusaha utk pergi namun pegangan tangan Jodha tidak mau melepaskannya seakan2 dia tahu kalau itu adl hari terakhirnya melihat wajah Jalal.

Jalalpun meninggalkan kamar Jodha dgn senyum.

~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~~~~~~

Hari yang dinantikan itupun tiba.....

Di kediaman Humayun, nampak Jalal sedang berpakaian dan di bantu dengan kakaknya yaitu Shehnaz.
Shehnaz: "kakak, tidak percaya kalau adikku yang tampan ini akan bertunangan hari ini??, tak terasa kamu sudah tumbuh menjadi lelaki. Kakak masih ingat betul waktu kamu dan Mirza masih berlarian di pantai dan main pasir dan sekarang...lihatlah dirimu??"(sambil menangis).

Jalal yang saat itu mengenakan kemeja pink, celana bahan berwarna abu2 tampak keliatan tampan. Para gadis yg melihatnya pasti langsung klepek2. Rambut ikalnya dirapikan dengan mengunakan sedikit gel rambut.
Jalal: "kakak, sudahlah jangan menangis. Aku masih tetap adikmu yang selalu menjahilimu. Aku sayang padamu, kak. Kakak tahu kan kalau aku tidak dapat membantah permintaan ayah dan ibu. Kebahagiaan mereka adl kebahagiaanku juga, kak".
Shehnaz: "wahh, ternyata adik kakak yg 1 ini dewasa sekali pemikirannya (sambil mengacak-acak rambut Jalal yg sudah dirapikan oleh Jalal lalu memeluk Jalal), kakak juga sayang padamu".

Jalal kesal krn rambutnya yg sudah rapi diacak2 oleh kakaknya dan kembali dia rapikan. Lalu Jalal dan Shehnaz turun ke ruangan dimana anggota keluarga sudah kumpul.

Disana juga hadir Hindal Mirza dan anaknya yaitu Rukiyem (sebutan penulis). Ruq yang melihat Jalal langsung menghampirinya, "selamat ultah ya Jalal, ini utkmu (menyodorkan kado). Oya Jalal, perayaan ultahmu hari ini sangat meriah sekali tidak seperti perayaan ultahmu sebelumnya. Apakah ada sesuatu yang spesial hari ini Jalal??".
Jalal sambil menerima kado dari Ruq, "terima kasih atas hadiahnya Ruq. Memang perayaan ultahku tahun ini berbeda dhn tahun2 sebelumnya karena hari ini aku tidak hanya akan merayakan ultahku saja melainkan juga akan diumumkan peresmian pertunanganku dengan Jodha".
Rukiyem yg mendengar hal itu seperti tersambar petir seakan tak percaya. (Pengennya beneran sampe gosong...hahaha). Batinnya Ruq, "Jalal akan bertunangan dengan Jodha?? Lelucon apakah ini?? Kenapa paman Humayun ingin Jalal bertunangan dgn Jodha?? Bukan dgnku?? *ngarel banget yee situu??...kecian dehh loo..!!!.
"Oohhh, kamu akan bertunangan dengan Jodha. Selamat yaa Jalal", ucap Ruq dgn wajah pura2 tegar.

Hindal Mirza yang mengetahui perencanaan Humayun ini sudah merencanakan sesuatu utk menggagalkan pertunangan ini. Tampak Hindal sedang berbicara dgn seseorang di telpon, "kalian sudah tahukan apa yg harus dilakukan. Segera laksanakan jangan smp gagal...!!! Jika gagal kalian akan terima akibatnya...!!!".

~~~~~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~~~~~

Di kediaman Bharmal, nampak Jodha sedang dibantu dirias oleh mamanya. Jodha mengenakan dress pink brukat selutut berlengan, rambut hitam ikal panjangnya dikuncir setengah dan mengenakan riasan tipis. Tanpa riasan pun Jodha sudah terlihat cantik. Di samping dada kirinya diselipkan bros hitam kupu2 pemberian Jalal.

Meinawati ketika melihat putrinya selesai berhias, nampak sangat bahagia dan hampir menangis, "tak percaya, putri kecil mama skrg sudah besar. Sudah beranjak dewasa".

Jodha yang melihat mamanya hampir menangis, langsung memeluknya dan berkata, "mama, jangan nangis. I'm still u'r little cute daughter".

Lama ibu dan anak itu saling berpelukan dan mereka pun turun karena anggota keluarga mereka sudah berkumpul. Ketika Jodha turun menuju ruang tamu, tampak Bharmal dan kedua kakaknya Jodha terkejut melihat penampilan Jodha. Mereka pun saling berpelukan. Entah kenapa Jodha merasakan hal aneh di hari itu.

Akhirnya mereka pun berangkat menuju ke kediaman Humayun dimana Jalal sudah menanti kedatangan Jodha....

To be Continued........ Love From The Past Part 11

NB: kira-kira 2 part lagi alur flashback ini berakhir.
Bagi yang belum like FP Chusnianti, silahkan like dulu, khusus FF Love From The Past akan dipost langsung oleh Mbak Resza disana. Dan selanjutnya akan saya pindahkan ke Blog.


FanFiction Love From The Past Part 10

4 comments:

  1. Ooh jadi kecelakaan itu terjadi saat ulang tahun jalal. Tp kok jodha ilangnyablama amat yaa smo kuliah kan kasian keluarganya... oh iya keluarganya masih ada ga ntar uuuhhhhh penasaran abizzzzz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditunggu aja kelanjutannya ya Mbak Linda...

      Delete
  2. mbak cus saya padamu deh blok ini menjadi favorite saya bgt klo ada ff baru mohon tag fb saya ya mbak Novita 'Vita' Sari Khumairah saya udah like fun fage fb mbak jazakillah ya

    ReplyDelete
  3. wiiiyyy....sepertinya akan berakhir sedih nih acara pertunangannya, jadi pengen mewek deh

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan Anda. Setelah baca jangan pelit comment ya...

Mohon tidak melakukan Copy Paste isi Blog ini dalam bentuk maupun alasan apapun. Tolong hargai kerja keras penulis.

Terima Kasih.