FanFiction Love From The Past Part 8 - ChusNiAnTi

FanFiction Love From The Past Part 8



By: Resza

(Alur ceritanya berjalan mundur)

Jalal mengulurkan tangannya utk bersalaman sambil mengeluarkan senyuman khasnya "killer smile", "Jalal". "Jodha", balas Jodha dgn sedikit senyuman yg dipaksakan. Mata Jalal tdk pernah bisa lepas dari Jodha, dia terus memandang wajah cantiknya Jodha. Jodha pun merasa risih ditatap seperti itu. Hampir lama mereka bersalaman, Jalal tidak mau melepaskan salaman mereka, akhirnya Jodha yg menarik tangannya duluan.

Setelah mereka berkenalan. Tiba-tiba pelayan Hameeda datang menghampiri dan memberitahu kalo makanan utk santap siang sudah tersaji. Akhirnya mereka ber4 menghampiri para ayah dan saudara mereka utk menuju ke ruang makan.

Humayun duduk ditengah2 disebelahnya Hameeda lalu Jalal dan Mirza Hakim. Di seberang terdapat Bharmal yg disamping Humayun lalu Meinawati, Jodha dan Rahim.

Selama sesi makan siang itu Jalal masih aja tiada hentinya memandang Jodha seakan-akan Jodha memantrainya. Yang dipandang malah cuek bebek dan merasa jengah. Ketika Jalal mengeluarkan senyuman mautnya, Jodha memandangnya ketus. Kelakuan Jodha seperti itu malah membuat Jalal semakin tertantang utk mendekati Jodha.

Setelah selesai sesi makan siang itu, perbincangan mereka dilanjutkan ke ruang santai. Jodha yg merasa sudah lelah, meminta kepada ibunya utk memohon pulang. Akhirnya Bharmal dan keluarga memohon utk pulang karena hari sudah menjelang sore.

Selama perjalanan plg, Rahim melihat adiknya yg manyun cemberut aja memecah keheningan, "Jodha, apa pendapatmu mengenai anaknya paman Humayun yg bernama Jalal itu??, betapa tampannya kan dia??, pasti byk anak gadis di sekolahnya yg tergila2 padanya??", tanya Rahim sambil becanda.
Jodha yg mendengar pertanyaan kakaknya tampak tidak tertarik, (sambil tetap memandang ke arah jendela mobil), "entahlah, Kak, menurutku biasa aja. Ga ada yg menarik. Kenapa kakak tiba2 menanyakan hal, itu??". (Bener nih neng Jodha?? Ntar klepek klepek tau rasa dwueeehhh...)
Mendengar jawaban Jodha seperti itu Rahim hanya tersenyum saja sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan kembali menatap ke arah jendela mobil.

~~~~~~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~~~~~

Keesokan paginya, di kediaman Bharmal nampak Meinawati yg sibuk di ruang makan utk menyiapkan sarapan. Ketika Jodha belum juga turun, dia menyuruh salah 1 pelayannya utk memanggil Jodha. Belum sempat pergi pelayan itu, Jodha sudah turun menuju ruang makan dimana seluruh anggota keluarganya sudah berkumpul. Saat itu Jodha memakai seragam sekolahnya yg baru.
Bharmal: "hari ini adl hari pertama di sekolah barumu, papa harap kamu akan menyukainya Jodha".
Jodha: "entahlah papa apakah aku akan menyukainya atau tidak kan aku belum melihat sekolahnya, lingkungannya juga orang2 yang bersekolah disana??".
Rahim: "tenanglah Jodha, kamu pasti akan menyukainya krn itu adl sekolah dgn predikat terbaik dsni".

Jodha hanya tersenyum tidak tertarik mendengar perkataan kakaknya. Setelah selesai sarapan, mereka melanjutkan aktivitas mereka masing2. Bharmal langsung pergi ke kantor, Rahim sebelum pergi ke kampusnya terlebih dahulu mengantarkan Jodha ke sekolah barunya.

Setelah sampai di sekolahnya Jodha, Rahim mengantarkan Jodha menuju ke kantor kepala sekolah. Kepala sekolah tersebut meminta kepada salah 1 guru utk mengantarkan Jodha ke kelasnya.
Sebelum Rahim pergi, "yang semangat ya Jodha, oya nanti Abdul yang akan menjemputmu plg sekolah".

Selepas kepergian Rahim. Jodha langsung menuju kelasnya dengan ditemani oleh seorang guru yang bernama Kajol Devgan. Ketika di depan kelasnya Jodha, guru yg bernama Kajol itu mengetuk pintunya dan di dlm kelas itu ada seorang guru yang sedang mengajar matematika, dia adalah Tejwant. Guru yg bernama Tejwant itu keluar kelas dan berbicara dgn guru Kajol.
Kajol: "selamat pagi, Pak. Ini saya mengantarkan murid baru pindahan dari Maroko. Dia bernama Rajkumari Jodha Singh. Jodha, perkenalkan ini Pak Tejwant guru matematika".

Jodha dan guru Tejwant saling bersalaman. Tak lama kemudian guru Tejwant masuk ke dalam kelas dan menginformasikan kpd para muridnya bahwa akan ada murid baru yg bergabung di kelas mereka.
Tejwant: "anak2, bapak ingin memberitahukan bahwa ada seorang murid baru pindahan yang akan bergabung di kelas kalian. Silahkan masuk, nak".

Murid baru itu masuk ke dalam dan guru Tejwant memintanya utk memperkenalkan dirinya di depan kelas.
Jodha: "perkenalkan, nama saya Rajkumari Jodha Singh, saya adalah murid pindahan dari Maroko".

Murid2 yang melihat Jodha, nampak berbisik-bisik. Murid cewek nampak menunjukkan wajah ketidaksukaan akan kehadiran Jodha krn Jodha memiliki paras yg cantik yang menambah daftar saingan baru. Sedangkan murid2 cwo nampak menunjukkan wajah ketertarikan kepada Jodha setelah melihat kecantikan wajah Jodha.
Namun, ada 1 murid disana yang tersenyum senang setelah melihat Jodha. Ya, tidak lain dia adalah Jalal. Jodha dan Jalal sekelas. Mereka sama2 di kelas IX karena Jodha dan Jalal berusia 14 tahun maka mereka masuk ke dalam pendidikan menengah atas (secondary stage). Sistem pendidikan di India telah menetapkan kebijakan sistem pendidikan 10-2-3 tahun usia sekolah. Tingkat awal, 10 tahun sebagai pendidikan dasar dan terbagi dalam tiga jenjang yaitu primary (5 tahun), upper primary (3 tahun), dan secondary (2 tahun). Jenjang berikutnya ditempuh selama 2 tahun sebagai persiapan memasuki pendidikan tinggi. Untuk pendidikan kejuruan, jurusan teknik dan bisnis sudah mulai sejak secondary school.

Kembali lagi kepada Jalal dan Jodha. Setelah Jodha memperkenalkan dirinya kepada teman2 kelasnya. Guru Tejwant menyuruh Jodha utk duduk di samping Jalal karena hanya itu satu-satunya tempat duduk yang kosong. Mendengar nama Jalal, spontan Jodha kaget. Ketika mata mereka saling memandang, ya...sudah pasti Jalal mengeluarkan senyuman mautnya dan Jodha menunjukkan wajah ketidaksukaan akan sosok Jalal yang sekelas dengannya.

Jodha berjalan ke arah tempat duduk yang kosong di samping Jalal. Jodha duduk dan Jalal dengan tiada hentinya masih aja memandang Jalal. Setelah guru Tejwant kembali mengajar, barulah Jalal berhenti memandang Jodha dan pandangannya serius ketika jam pelajaran berlangsung.
Jodha pun terkadang curi-curi pandang utk melihat ke arah Jalal. Batinnya berkata, "dia beda sekali ketika jam pelajaran berlangsung, sangat serius. Seperti dua org yg berbeda dalam 1 tubuh".
Tidak hanya Jodha yang sekelas dengan Jalal. Disana ada juga sosok antagonis yg sudah pasti kita kenal, dia adalah Ruqaiya Sultan sepupunya Jalal.

Ketika jam istirahat berbunyi. Anak2 pada berhamburan keluar kelas dan menuju kantin. Ketika Jodha hendak keluar, Jalal menahannya.
Jalal: "Jodha, tunggulah sebentar ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu karena kemarin kita tidak sempat utk berbicara".
Jodha: "apa yang ingin kau bicarakan kepadaku?? Aku rasa tidak ada yg perlu kita bicarakan...!!!".
Jalal: "tentu ada", (dengan gaya khas dan juga senyuman mautnya)...aku ucapkan selamat datang di sekolah ini dan aku senang sekali kita bisa sekelas. Hal lainnya adalah aku ingin meminta maaf soal kejadian kemarin. Aku ingin minta maaf kepadamu karena kemarin aku tidak sengaja menabrakmu hingga terjatuh. Ketika melihatmu, aku terpesona dgn kecantikanmu sehingga saat aku berusaha utk mendekatimu, aku tidak melihat kalau ada batu disitu...ya udah deh...begitu deh akhirnya".
(Duhhh mangkenye kalo jalan pandangan matanya ke depan, cah bagus...jangan sambil melamun...!!!)

Jodha yang mendengar penjelasan Jalal itu, berusaha memahaminya dan menerima permintaan maafnya.
Jodha: "baiklah, kau aku maafkan. Sebenarnya kejadian kemaren bukan salahmu juga. Aku juga tidak hati2 kemarin sehingga ketika aku membalikkan badanku, aku tak tahu kalau ada kamu di belakangmu. Aku juga meminta maaf kepadamu".
Jalal: "baiklah, aku terima. Kita saling memaafkan dan senang berkenalan denganmu, Jodha (sambil menyodorkan tangannya utk berkenalan dan mengedipkan matanya sebelah). *duhh masih abegehhh begini udah genit...gmn gedenya nanti yaa???*
Mereka pun bersalaman dan sejak itulah mereka menjadi teman akrab dan selalu bersama baik di sekolah maupun diluar sekolah.
Tentu saja ada yang tidak suka dgn pertemanan mereka. Orang itu adalah Ruqaiya dan dia selalu berusaha utk memisahkan Jalal dan Jodha...

Tunggu kelanjutan kisahnya...... Love From The Past Part 9


FanFiction Love From The Past Part 8

4 comments:

  1. ckckckck....masih ngintil aja ya tuh si ruq, moga-moga nda ada adegan jambak2 rambut deh yaaa heeheehee....

    ReplyDelete
  2. Aish ketemu lg dy ckckckckck emanh jodoh yaaa. Penulisnya pinter bngt jodohin orang nih

    ReplyDelete
  3. ohhhhhhhhhhhh arghhhhhhhhhhhhhhh kenapa kudu ada kodok diantara kalian??? huaaaaaaaaaaaaaaaaa, busettttt dah napa tu Jalal A Be Geh keganjenan gitu yakk?? ha ha ha ha ha

    ReplyDelete
  4. Baru seMpet bacaNya...seru usNii... LaNjutt doNg...

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungan Anda. Setelah baca jangan pelit comment ya...

Mohon tidak melakukan Copy Paste isi Blog ini dalam bentuk maupun alasan apapun. Tolong hargai kerja keras penulis.

Terima Kasih.