FanFiction Love From The Past Part 9 - ChusNiAnTi

FanFiction Love From The Past Part 9



By: Resza

(Still Flashback)

Jalal dan Jodha tidak menyadari kalau mereka di kelas tidak hanya berdua. Ada sosok lainnya yang sedari tadi mengamati pembicaraan mereka berdua. Orang itu adalah Ruqaiya. (Sebenarnya penulis males ngeluarin tokoh ini tp hrs ada konflik...huuffftt!!!).

Ruqaiya dalam hati,"kenapa mereka berdua tampak akrab sekali??...darimana Jalal bisa berkenalan dgn anak baru itu yg bernama Jodha??". Rasa penasaran menyelimuti hatinya, akhirnya dia menghampiri Jalal utk menghilangkan rasa penasarannya.
"Jalal, kita ke kantin yukk??...aku sudah lapar...!!!", rengek Ruqaiyah. *hooeekkk!!

Jalal kaget ketika mendengar suara Ruq menyapanya.
"Baiklah, Ruq. Oya Ruq, perkenalkan ini adalah Jodha, dia adl putrinya paman Bharmal. Teman ayahku sejak kuliah dan Jodha, perkenalkan ini adalah Ruqaiya Sultan. Dia adalah sepupuku yg plg bawel dan sudah dari kecil kami selalu bersama", ucap Jalal. **asli penulis pgn gumohhh nulis ini...!!!

Ruq dan Jodha saling bersalaman. Kembali Ruq bertanya kepada Jalal, "kalian terlihat akrab sekali seperti sudah kenal lama. Apa kalian pernah bertemu sebelumnya??".
"Kami ketemu kemarin dirumahku, Ruq. Jodha ini baru kembali lagi ke India setelah lama dia tinggal di Maroko", jawab Jalal.
"Ooo, jadi kamu baru kembali lagi ke India??. Bagaimana dgn Maroko?? Apa yang menarik disana??, tanya Ruq malas2an seperti tak tertarik.
"Iya Ruq, aku belum lama berada di India. Mengenai Maroko, mungkin baiknya aku akan ceritakan sambil kita makan di kantin, aku lapar", jawab Jodha antusias.
"Baiklah, mari kita ke kantin. Senang berkenalan dgnmu Jodha", ucap Ruq sambil memasang senyum palsu. **tolong dr. Fatima zahra sembuhkan aku dari rasa mual2 ini...hooeekk...hooeekkk!!!

Mereka bertiga pun berlalu dari kelas dan menuju kantin. Mereka bertiga menjadi teman akrab di kelas meskipun ada maksud lain di dalam diri Ruq yg berpura-pura berteman dgn Jodha.

~~~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~~~~

Acara study tour yang dinanti pun tiba. Acara study tour kali ini mengunjungi situs-situs peninggalan Kerajaan Mughal seperti Taj Mahal , Fatehpur Sikri dan Agra Fort.

Jam 6 pagi, bis yang mengantarkan para murid2 dari Mahatma Gandhi School berangkat menuju destinasi pertama yaitu Fatehpur Sikri, Agra Fort dan Taj Mahal sbg destinasi terakhir.

Lama perjalanan itu memakai bis, sekitar 3-4 jam dari kota Delhi menuju destinasi pertama yaitu Fatehpur Sikri. Sekitar jam 10, mereka sampai di Fatehpur Sikri, disana sudah menunggu guide yg akan mengantarkan dan memberi mereka info seputar Fatehpur Sikri.
"Selamat datang semuanya anak2 dari Mahatma Gandhi School, nama saya Farhanuddin. Saya akan menjelaskan kepada kalian semua ttg sejarah Fatehpur Sikri. Dulunya ini adalah sebuah kota kecil yang dibangun pada abad ke-16 oleh kaisar Akbar. Fatehpur Sikri sendiri artinya adalah the City of Victory. Tempat ini termasuk dalam UNESCO World Heritage Site. Di sisi belakang bagian kanan ada makam para penghuni istana ini yg pada zaman dulu disebut Nawab Islam Khan’s Tomb. Berjalan menyusuri bagian pinggir benteng ini, di bagian pinggir benteng ini terdapat ruangan-ruangan yang dulunya adalah kamar-kamar. Di bagian belakang ada sebuah jalan masuk ke bawah tanah yang konon merupakan jalan rahasia yang menyambung hingga Agra Fort di tengah kota Agra. Namun, pintu yang menuju kesana saat ini dikunci. Di dalam kompleks Fatehpur sikri terdapat Tomb of Salim Chishti yang merupakan makam dari Salim Chishti, yang dulunya adalah seorang sufi terkenal. Makam itu ditutup dengan tembok marmer dengan ventilasi bolong-bolong. Disini konon katanya, kalau kita mengikat tali, cinta kita dengan pasangan bakal awet.

Mendengar penjelasan dari guide, Jalal melirik ke Jodha sambil tersenyum dan berkata, "Jodha bagaimana klo kita mencobanya?? Mungkin kisah percintaan kita akan abadi...!!!".
Jodha yg mendengar perkataan Jalal barusan, langsung tertawa hampir ngakak seakan tak percaya Jalal berbicara spt itu, "huusss, ngawur kamu ahh Jalal...!!! Kisah percintaan kita??...kita kan baru aja saling mengenal. Lagipula kapan kita menjadi sepasang kekasih??...udah ahh kamu ngaco....!!!". Jodha berlalu dari Jalal utk melanjutkan tur guidenya.
Mendengar jawaban Jodha seperti, Jalal hanya tersenyum-senyum sendiri dan dia sendiri pun tidak percaya dgn pertanyaan dia sendiri tadi. Akhirnya Jalal menyusul Jodha.

Guide yg bernama Farhanuddin melanjutkan menjelaskan ttg Diwan-i-Khas. Lalu melanjutkan lagi perjalanan keliling istana bagian kiri. Dari benteng bagian luar, kalian bisa melihat pemandangan bagian luar benteng. Konon, dulu raja punya tiga istri dari tiga agama berbeda yaitu Islam, Hindu, dan Kristen, untuk menyatukan seluruh rakyatnya yang agamanya juga berbeda-beda. Nah, ketiga istrinya tinggal di rumah yang berbeda (biar nggak berantem) yang letaknya di luar benteng. Dari bagian luar inilah ketiga rumah istrinya kelihatan. Di sisi belakang benteng juga ada sebuah menara mungil untuk mengamati musuh.

Sebenarnya pintu utama saat memasuki Fatehpur Sikri disebut dengan Buland Darwaza. Namun, karena sangat curam maka disarankan masuk dari pintu samping yang berhubungan langsung dgn sebuah masjid bernama Jama Masjid. kalau lewat samping, naiknya tidak begitu curam dibanding kalau dari depan karena letak benteng ini letaknya di bukit kecil.

Setelah selesai melihat-lihat dan berfoto-foto. Rombongan anak sekolah itu melanjutkan perjalanan mereka ke Agra Fort atau kadang dikenal juga dengan nama Benteng merah/Benteng Agra karena semua konstruksi bangunannya terbuat dari bata merah.

Setelah sampai di Agra Fort, rombongan anak sekolah itu disambut oleh seorang guide lagi yang bernama Farid. Guide itu menjelaskan sejarah ttg terbentuknya Agra Fort juga fungsinya. Benteng ini letaknya agak di tengah kota dan luasnya 93 hektar! Namun 2/3 dari benteng ini sekarang menjadi markas tentara dan hanya 1/3 bagian saja yang terbuka untuk umum. Sekeliling benteng ini dibatasi dengan parit yang lebarnya sekitar 2 meter dan dalamnya sekitar 3 meter. Fungsinya adalah agar musuh tidak gampang masuk ke dalam.

Di dalam kompleks Agra Fort, di bagian kanan, ada sebuah bangunan bernama Jahangir Palace.
Juga ada area taman geometris yang tertata rapi yang namanya Anguri Bagh. Terdapat pula sebuah hall luas yang disebut Diwan-i-Am yang dulunya menjadi tempat para rakyat mendengar pengumuman. Di sisi luar Diwan-i-Am, ada alun-alun besar dengan taman rumput yang luas.

Setelah selesai mengunjungi Agra Fort, mereka melanjutkan ke destinasi terakhir yaitu Taj Mahal. Sengaja dijadikan tujuan terakhir, konon menikmati sunset dsni sangatlah indah.

Kembali mereka disambut oleh guide yg akan menjelaskan ttg Taj Mahal. Taj Mahal itu dibangun oleh Kaisar Shah Jahan, dari kekaisaran Mughal, khusus ketika sang istri ketiganya ini, Mumtaz Mahal, meninggal ketika melahirkan anak ke-14-nya. Walaupun sang ratu bukan istri pertamanya, tapi sang raja sangat terpukul ketika sang istri meninggal sehingga dibuatlah makam nan megah ini. Istrinya sendiri meninggal pada 1631 sementara Taj Mahal mulai dibangun pada 1632 dan butuh waktu sekitar 16 tahun untuk menyelesaikannya. Bisa dibilang cepet untuk pembangunan di zaman itu, soalnya seluruh bangunan dan hiasannya dibuat secara detail. Arsitekturnya sendiri bergaya campuran antara Persia, Turki, dan India. Semua dibuat dari marmer putih dan serba simetris. Di dalam bangunan utama inilah terdapat makam sang ratu. Makam ini dikelilingi lagi dengan hiasan marmer berbentuk tembok dengan hiasan berlubang geometris. Di dalam bangunan, pengunjung tidak boleh memotret dan bagian dalam dijaga oleh beberapa petugas.Di bagian tengah ini dijaga oleh petugas dan ada beberapa jendela (lebih tepatnya marmer berlubang untuk melihat keluar).

Setelah puas berkeliling melihat-lihat Taj Mahal. Jalal dan Jodha beristirahat di area taman yg ada di dalam Taj mahal sambil mengobrol.
"Indah sekali ya bangunan Taj Mahal ini??, struktur bangunannya sangat simetris dan yg paling aku suka adl kisah dibalik pembuatan Taj Mahal ini. Karena terlalu mencintai istrinya Shah Jehan membuatkan bangunan ini utk istrinya", tutur Jodha.
"Aku juga sependapat denganmu. Aku pun akan berbuat seperti itu kepada wanita yang aku cintai nanti. Apapun akan aku lakukan utk membahagiakannya", ucap Jalal. (Gombal bingitts nih...!!!)
"Benarkah itu Jalal??...sungguh beruntung wanita yang akan menjadi kekasihmu nanti...!!!", ucap Jodha.
"Ternyata India memiliki bangunan bersejarah yang sangat indah. Aku pun langsung jatuh cinta dgn negara kelahiranku ini", ucap Jodha.
"Kamu melihat semuanya Jodha, nanti akan aku tunjukkan kepadamu sisa bangunan bersejarah lainnya", tutur Jalal.
Jodha: "benarkah itu Jalal??".
Jalal: "iya Jodhaku".

Mereka berduapun saling tersenyum dan tertawa. Dan tiada hentinya saling mengobrol. Hingga mereka berdua pun tidak menyadari kalau benih-benih cinta mulai tumbuh diantara mereka berdua.

Ruqaiya yang melihat kedekatan dan kebersamaan antara Jalal dan Jodha, membuat dia semakin cemburu dan kesal. Ingin memisahkan mereka berdua.

Hari menjelang sore, rombongan anak sekolah itu kembali ke bus dan ketika Jodha masuk ke dalam bis, Jalal langsung menarik tangan Jodha utk duduk sebangku dengannya. Jodha tidak dpt menolak karena dia duduk di samping jendela. Ruq yg melihat hal itu semakin kesal dan Jodha mengucapkan maaf kepada Ruq krn tdk dpt duduk sebangku dgnnya.

Selama perjalanan mereka masih saja trs berbicara hingga akhirnya rasa kantuk menyerang Jodha dan tanpa sadar Jodha tertidur di bahu Jalal dan Jalal membiarkannya.

Ketika mereka sampai di sekolah mereka, hari sudah malam. Ortu masing2 sudah menjemput Jalal dan Jodha. Mereka pun mengucapkan sampai bertemu lagi.......... Bersambung ke Part 10

Precap: hari pertunangan Jalal dgn Jodha


FanFiction Love From The Past Part 9

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan Anda. Setelah baca jangan pelit comment ya...

Mohon tidak melakukan Copy Paste isi Blog ini dalam bentuk maupun alasan apapun. Tolong hargai kerja keras penulis.

Terima Kasih.